Grant: Gelar MU karena Wasit

Adrian Dennis (AFP/Getty Images)
Avram Grant ternyata tak sepenuhnya rela Manchester United menjadi juara Liga Primer Inggris musim ini.
Meski memberikan selamat tapi manajer Chelsea itu menilai titel MU juga ditentukan wasit.
Nah lho???
Adalah wasit Steve Bennet yang dituding Grant. Bennet adalah wasit yang memimpin pertandingan MU melawan Wigan Athletic di JJB Stadium, akhir pekan kemarin.
Grany menilai MU seharusnya dihukum penalti setelah Rio Ferdinand menyentuh bola dengan lengannya di kotak penalti. Sementara Paul Scholes semestinya mendapat kartu kuning kedua setelah melanggar dengan keras Wilson Palacios.
MU memenangkan pertandingan ini 2-0 berkat gol Christiano Ronaldo dan Ryan Giggs sekaligus memastikan gelar juara.
“Saya menyaksikan pertandingan. (Wasit), seperti yang diperkirakan, hanya baik pada satu tim,” kata Grant.
Hingga pekan terakhir, Chelsea memiliki nilai sama dengan MU, 81 poin, meski kalah selisih gol. Chelsea bisa juara jika MU kalah atau seri dan mereka menang. Namun hasil akhirnya, MU menang sedangkan Chelsea ditahan 1-1 Bolton Wanderers.
Tak hanya Bennett yang dikritik Grant. Pelatih asal Israel itu juga menuding peran Mike Dean saat laga Chelsea Vs MU di Old Trafford, September lalu. Saat itu Dean mengakartumerahkan gelandang John Obi Mikel sehingga Chelsea kalah 0-2.
“Saya pikir pertandingan kami melawan Manchester United do Old Trafford, wasit yang menentukan hasil akhirnya. Tapi semua sudah usai. Selamat untuk (gelar juara) Manchester United,” kata Grant.
Berkaitan dengan final Liga Champions antara Chelsea dan MU di Stadion Luzhniki, Moskow, 21 Mei mendatang, Grant mengatakan ia lega karena bukan wasit Inggris yang memimpin.
“Saya hanya bisa mengatakan, Ya,” katanya.

Ikuti diskusi Satu komentar untuk artikel ini.
zacky
gak tau chayoo chelsea
May 30th, 2008 at 9:48 am